Skip Ribbon Commands
Skip to main content
Senin, 27 Juli 2009 14:54

Majalah Tempo, 27 Juli 2009 -- PT PLN (Persero) mendorong komunitas melalui pembentukan kelembagaan untuk memperbaiki lingkungan melalui kegiatan konservasi yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat serta peningkatan produksi energi listrik.Keindahan Danau Cileunca dan Danau Cipanunjang, sayang jika perlahan menghilang ditelan masa. Dulu, penduduk sekitar kedua danau di wilayah Pengalengan, Jawa Barat itu bertanam kentang. Sebagai ma-tapencaharian tentu tak ada salahnya.

Namun, tanaman kentang yang berakar serabut itu perlahan-lahan menggerus dinding-dinding danau karena ia tak mampu menyimpan air, sehingga terjadi erosi. Plus, tanaman kentang yang membutuhkan pestisida tinggi membuat pencemaran kedua danau itu terjadi.

Hal ini mendapat perhatian serius dari PT PLN (Persero), karena kedua danau tersebut merupakan sumber air untuk PLTA Plengan dan PLTA Kracak. Pendangkalan akibat erosi tentu mempengaruhi kinerja kedua PLTA itu. Melalu program Corporate Social Responsibility (CSR), menurut DR Dewi Setiani selaku Vice President CSR PT PLN (Persero), kemudian dilakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat setempat dengan mengajak mereka menanam pohon keras yang sesuai dengan kondisi teknis lahan yang ada.

"Perlahan masyarakat sekitar menanam pohon kopi, yang mampu memperbaiki lingkungan danau dan punya nilai ekonomi lebih tinggi," kala Dewi Setiani, mengisahkan. Keinginan menanam kopi masyarakat disalurkan melalui kelembagaan yang dibentuk dan menjadi wadah dari para petani untuk berbagai hal seperti forum tukar menukar pengalaman sampai pemasaran.

Dalam kelembagaan itu, dilakukan pengelolaan kotoran sapi untuk kompos sehingga lingkungan menjadi bersih danpendapatan meningkat karena daerah Pengalengan didominasi oleh pertanian, maKa kompos sangat dibutuhkan masyarakat. Juga, menumbuhkan kepercayaan pihak industri pembuat kerudung di Bandung yang meminta para ibu setempat untuk melakukan pekerjaan membordir sehingga menaikkan pendapatan keluarga dan merupakan kegiatan yang berhasil dalam pemberdayaan perempuan.

Saat ini, lingkungan danau sudah bersih, masyarakat mengharapkan dukungan berbagai pihak untuk mengembangkan kawasan itu menjadi tujuan wisata karena alam yang indah dan berhawa sejuK.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 602 kepala keluarga dan dilakukan di lahan seluas 50 hektare dengan biaya lebih dari Rp 1,5 miliar. "Jika kegiatan ini berhasil akan mampu meningkatkan volume dan kualitas air untuk kedua PLTA tadi, yang merupakan pembangkit dengan biaya murah pada sistem kelistrikan maka secara otomatis akan meningkatkan pendapatan PLN karena energi yang dibangkitkan pun meningkat," katanya.

Kegiatan CSR di lingkungan PLN, dilakukan tersebar di seluruh Indonesia melalui unit-unit PLN yang ada dengan pertimbangan utama Iebih fokus kepada community empowering yang memberikan dampak berkelanjutan untuk menciptakan masyarakat mandiri. "Kegiatan CSR yang dilakukan PLN bukan hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, sekaligus memberikan keuntungan bagi PLN melalui ketersediaan air yang melimpah dan merupakan energi primer bersih serta murah bagi beberapa PLTA yang dikelola anak perusahaan PLN," kata Dewi Setiani.

Dalam kegiatan CSR-nya, khususnya di Pengalengan ini, PLN pun melibatkan pakar pertanian serta community development dari perguruan tinggi yang familiar dengan budaya masyarakat setempat. PLN menjalin kerjasama dengan IPB dibantu LSM lokal. Dewi Setiani menegaskan, tanpa partisipasi aktif masyarakat maka proyek ini tidak akan berhasil secara berkelanjutan seperti yang diinginkan.

PLN mengembangkan sebuah pola kerjasama yang disebut Kerjasama 3 (Tiga) Pihak atau ABG, yaitu "A" adalah Akademisi sebagai pihak yang bertanggung jawab secara teknis terhadap keseluruhan program. Kemudian "B" merupakan Business entity yang bertanggung jawab dalam aspek pembiayaan serta monitoring dalam hal ini adalah PLN meskipun dimungkinkan PLN bersama pihak lain kemudian "G" atau Government (pemerintah daerah) sebagai payung hukum dari kegiatan ini yang akan membantu dan menyediakan berbagai fasilitas yang dimiliki untuk keperluan sosialisasi serta mobilisasi sebuah kegiatan bersama.

Kegiatan CSR yang dilakukan PLN di Pengalengan tersebut memperoleh penghargaan dari program Millennium Development Goals (MDGs) Award 2008, sebagai sebuah usaha untuk membantu menciptakan suatu kegiatan pada komunitas yang membuat terjadinya perbaikan bagi lingkungan di tempat kegiatan itu. Serta, mampu mendorong terjadinya kegiatan yang meningkatkan pendapatan masyarakat. Dan, PLN sudah melakukan itu.

Title

CSR PLN yang Multi Benefit

Article

Sinopsis

Majalah Tempo, 27 Juli 2009 -- PT PLN (Persero) mendorong komunitas melalui pembentukan kelembagaan untuk memperbaiki lingkungan melalui kegiatan konservasi yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat serta peningkatan produksi energi listrik.Keindahan Danau Cileunca dan Danau Cipanunjang, sayang jika perlahan menghilang ditelan masa. Dulu, penduduk sekitar kedua danau di wilayah Pengalengan, Jawa Barat itu bertanam kentang. Sebagai ma-tapencaharian tentu tak ada salahnya.​

Publish

Yes

Attachments

Created at 8/15/2011 9:46 AM by  
Last modified at 8/15/2011 9:46 AM by System Account