Skip Ribbon Commands
Skip to main content
Navigate Up
Sign In
 
 


DJOKO HASTOWO
Direktur Utama
djokohastowo2.jpgLahir di Pamekasan, tanggal 15 Januari 1954. Lulus sebagai Sarjana Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Indonesia Power, pernah menjabat sebagai Deputi Direktur Pengembangan SDM dan Talenta PT PLN (Persero), General Manager Jasa Manajemen Konstruksi (JMK) PT PLN (Persero), Deputi Direktur Pembinaan Transmisi PT PLN (Persero), dan Manajer Bidang Teknik PT PLN (Persero) Unit Bisnis Strategis Penyalur dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali.
Training yang pernah diikuti antara lain: Sertifikasi Keahlian Ahli Utama Teknik Tenaga Listrik (2010), Asset Management Leadership Workshop (2010), Executive Briefing Malcolm Baldridge & Balance Scorecard (2010), CMC Coaching, Mentoring & Counseling (2009), Competency Based structure Interview Process (2009), Seminar Hotline Maintenance Equipment, Brazil (2006), Transformational Leadership (2001) serta Seminar dan Talk Show Daya Tarik Investasi (2001).



FIRMAN DINIfirmandinie.jpg
Direktur Sumber Daya Manusia
 
Lahir di Garut, 28 Maret 1957. Sarjana Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung.
Sebelum menjabat sebagai Direktur SDM & Administrasi Indonesia Power, pernah menjabat sebagai Asisten Eksekutif Direktur Produksi Indonesia Power dan Vice President Manajemen Proyek Indonesia Power.
Training yang pernah diikuti antara lain Workshop Creating Awareness & Strategy for Human Capital Transformation, Workshop Capacity Building for Senior Leader, Workshop Membangun Best Practices KPI dan Initiative Strategy.



dewisriwhy.jpg
DEWI SRI WAHYUNIE
Direktur Keuangan
 
Lahir di Madiun, 12 Agustus 1952. Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Gajah Mada Yogyakarta.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Keuangan Indonesia Power, pernah menjabat sebagai Ahli Utama Kinerja Perusahaan PT PLN (Persero), Dewan Komisaris PT Pembangkitan Jawa-Bali, Komite Pengawas Unit Bisnis (KPUB IX) PT PLN (Persero) Vice President Kinerja Perusahaan PT PLN (Persero).
Program pengembangan kapabilitas yang pernah diikuti antara lain Risk Management Course, Workshop Balance Scorecard, Seminar Corporate Leadership untuk Eksekutif, FRM Penerapan Kebijakan Restrukturisasi dan Expand Leadership Program for Board of Commissioner/Board of Director.




ANTONIUS RESEP TYAS Asupangkatiwansantoso.jpg
Direktur Pengembangan dan Niaga
 
Lahir di Blitar, tanggal 26 Oktober 1963. Sarjana Teknik Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Geothermal Institute University of Auckland dan Magister University of Missouri St. Louis.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Pengembangan dan Niaga Indonesia Power, pernah menjabat sebagai Ahli Utama Optimasi Bisnis PT. Indonesia Power, General Manager UBP Bali, Vice President Pengembangan Usaha Pembangkitan Besar, Ahli Senior Perencanaan Bisnis Direktorat Niaga.
 
Training yang pernah diikuti antara lain: Training and Capacity Building for Non-OEM Gas Turbine Gas Path Parts & Super Alloy. Training Pedoman Coaching, Mentoring, dan Counseling (CMC). Pedoman Pelaksanaan CMC. Executive Education.
Diklat Executive
Education I PT PLN.
Marketing Management Module In Business Management Program.



mustikobw.jpg
MUSTIKO BAWONO 
Direktur Produksi
Lahir di Semarang, tanggal 13 Maret 1953. Sarjana Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung.
Sebelum menjabat sebagai Direktur Produksi Indonesia Power, pernah menjabat sebagai Direktur Produksi PT Pembangkitan Jawa-Bali, General Manajer PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat, Manajer Bidang Pembangkitan PT PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, Deputi Pemimpin Bidang Pembangkitan dan Penyaluran PT PLN (Persero) Wilayah VIII. Program pengembangan kapabilitas yang pernah diikuti antara lain: Program Pengembangan Direktur di IICD, Program Pendidikan Calon General Manager, Asset Management Leadership Workshop, Executive Briefing Malcolm Baldridge & Balance Score card, Seminar Sertifikasi Klasifikasi dan Kualifikasi Kompetensi Pembangkit Tenaga Listrik, dan Instruktur Sosialisasi Hemat Energi Departemen Pendidikan Nasional.