Skip Ribbon Commands
Skip to main content
Navigate Up
Sign In
4/19/2012 5:58:01 PM
OPI BERPOTENSI MENGHEMAT BIAYA OPERASIONAL PT INDONESIA POWER

Hasil diagnosa program Operational Performance Improvement (OPI) PT Indonesia Power (IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali berpotensi meningkatkan keandalan mesin pembangkit. Potensinya mencapai Rp 60,8 M untuk tahun 2012 saja.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Perusahaan PT IP, Noesita Indriani (Uci) kepada Direktur Operasi Jawa Bali (Dir OP JB) PT PLN, Ngurah Adnyana melalui Video Conference (Vicon) di Jakarta, hari ini (19/4).

Jika potensi tersebut digabung dengan dua unit lainnya dari UBP Kamojang dan UBP Semarang maka angkanya akan mencapai Rp 76,5 M. Peluang peningkatan keandalan ini mendapat sambutan baik dari PT PLN (Persero) karena akan berdampak positif pada kinerja korporat.

Lebih lanjut dijelaskan Uci, program OPI sudah di roll out di seluruh unit bisnis PT IP. Bahkan OPI sudah dilebur dalam progam improvement korporat. Saat ini implementasi program OPI PT IP telah sampai pada tahap penyelesaian diagnosa untuk wave III.

Hasilnya telah dikonfirmasi manajemen melalui Steering Committee yang dilaksanakan pada akhir bulan maret yang lalu. Tahap selanjutnya saat ini tengah dilakukan proses disain berbagai inisiatif untuk peningkatan kinerja unit.

Selain unit-unit tersebut, program OPI di PT IP juga berdampak pada efisiensi di Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya. UBP Suralaya telah terlebih dahulu menjalankan OPI pada tahun 2011. Zaenal Mustofa, General Manager PLTU Suralaya mengatakan potensi efisiensi pada unit yang ia pimpin mencapai Rp 90 M.
 
Hal ini dimungkinkan dengan melakukan pola penataan pada stockyard batubara. Selama ini pola penataan dilakukan dengan satu gundukan di tengah-tengah stockyard.  Pola tersebut menemui kesulitan pada proses pengisian cadangan batubara. Untuk itu PLTU Suralaya akan merubah pola satu gundukan menjadi tiga gundukkan. Guna menjamin keberhasilan inisiatif ini, Zaenal akan memastikan keandalan alat bongkar dan transportasi pengangkutan batubara ke PLTU Suralaya.