Untuk membuka peluang pasar bagi ragam produk binaan program CSR-nya, PT Indonesia Power memberikan kesempatan untuk menggunakan Koperasi sebagai outlet penjualan. Himbauan Sekretaris Perusahaan PT Indonesia Power, Ibu Noesita Indriani disampaikan sebagai tindak lanjut Forum Corporate Social Responsibility beberapa waktu lalu.
Dijelaskan Ibu Sekper bahwa konsepnya adalah "memberi kesempatan memanfaatkan outlet penjualan melalui toko Koperasi di seluruh Unit-unit maupun Kantor Pusat. Salah satu inisiasi awalnya, yang digerakkan oleh Kantor Pusat. Kesempatan pertama menampilkan produk binaan UBP Kamojang, berupa produk aneka kripik buah dan jamur. Guna menghindarkan dari risiko produk mandek dan tidak ada perputaran pendapatan, kepada Kelompok Usaha Mandiri Kamojang yang menjadi pihak produsen, telah disediakan dana bergulir. Selain untuk memastikan adanya perputaran keuangan, hal ini sekaligus untuk memompakan semangat kelompok usaha untuk terus berproduksi dan tetap menjaga kualitas.
Ibu Uci juga menghimbau agar pegawai Kantor Pusat mendukung inisiasi ini agar berhasil. Bagaimana caranya ? caranya dengan menyerap produk ini, terang Ibu Sekper. Cara lain guna meningkatkan penyerapan produk adalah dengan menjadikan produk ini sebagai kudapan (makanan ringan) pada berbagai rapat atau pertemuan, termasuk pada rapat-rapat Direksi.
Pada akhirnya, Ibu Uci berharap kita bisa menyediakan saluran pasar untuk mitra binaan, sehingga, hasil bantuan CSR kita di awal dulu dapat terus berkembang dan dapat menjadikan KUM yang dibentuk sebagai sumber mata pencaharian yang baik bagi komunitas terkait. Bila model ini bisa bergulir bagus, tentunya ada banyak peluang pasar yang dapat diberikan untuk produk-produk mitra binaan yang lain.