Semarang, 23/7. Mengawali indahnya Ramadhan, PT. Indonesia Power melaksanakan penutupan acara Pelatihan Membatik untuk 20 warga Kelurahan Tanjung Emas Semarang, yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan Karang Taruna. Pelatihan membatik ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT. IP UBP SMG. Pelatihan yang diselenggarakan di Sanggar Batik “Cinta Batik Semarangan” dari tanggal 03 -23 Juli 2012 tersebut, merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memberdayakan para ibu rumah tangga dan Karang taruna, terutama yang belum bekerja, agar mendapat penghasilan melalui usaha membatik, juga bertujuan untuk mengangkat kembali citra batik Semarangan yang sempat punah. Pelatihan membatik tersebut, terselenggara atas kerjasama antara PT. Indonesia Power UBP Semarang dan Cinta Batik Semarangan , mitra binaan dari UBP Semarang.
Manajer SDM dan HUMAS, Aryati dalam sambutannya menyampaikan , pelatihan ini bertujuan untuk menggali potensi bagi ibu rumah tangga dan karang taruna agar mempunyai keterampilan membatik. Diharapkan dengan keterampilan membatik, peserta pelatihan dapat membuka usaha sendiri/menjadi mandiri. Membatik dapat menjadi mata pencaharian yang cukup potensial bagi warga Tanjung Emas, karena lokasi kampung batik asli Semarangan, yang berdekatan dengan wilayah kelurahan Tanjung Emas, dan motif-motif batik yang digunakan senbagian besar terinspirasi dari motif pesisir utara jawa. Diharapkan mata pencaharian ini dapat menjadi alternative usaha, disamping mata pencaharian utama warga pesisir yang menjadi pelaut. Untuk sementara ini, baru pelatihan dasar nantinya akan ada pelatihan lanjutan. Diharapkan seluruh peserta dapat membentuk beberapa kelompok usaha, yang akan terus dibina oleh Bp. Eko Hariyanto sebagai instruktur.
Instruktur Pelatihan, Eko Hariyanto menjelaskan, para peserta diperkenalkan cara membatik, mulai dari mempersiapkan peralatannya hingga membuat motif-motifnya, mencanting, membuat batik cap, nembok, pewarnaan, pencelupan, sampai finishing kemasan. Motif-motif yang digunakan pada pelatihan ini adalah motif batik asli Semarang seperti motif lawang sewu, warak ngendhog, tugu muda, gereja blendug dan berbagai motif khas Semarang.
Pada pelatihan ini juga diajarkan mengenai Manajemen usaha batik, berkiblat dari pengalaman pribadi instruktur yang sukses mengembangkan usaha “Batik Semarangan”.
Subhan salah satu peserta menyampaikan ucapan terimakasih kepada PT. IP UBP Semarang, dan Cinta Batik Semarangan atas Pelatihan membatik ini, Subhan berharap keterampilan ini dapat digunakan untuk mencari nafkah, dan merintis usaha sendiri, agar bisa membantu perekonomian keluarga dan tidak nganggur lagi.