Skip Ribbon Commands
Skip to main content
Navigate Up
Sign In

GCG

Home

Tata Kelola Kami
Indonesia Power terus mendorong peningkatan implementasi GCG dan berupaya menciptakan budaya yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku sejalan dengan prinsip – prinsip GCG (Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, Fairness).  GCG diharapkan menjadi sarana untuk mencapai tujuan Perusahaan secara lebih baik yaitu dengan menghambat praktik – praktik korupsi, kolusi dan nepotisme, meningkatkan disiplin anggaran, mendayagunakan pengawasan dan mendorong efisiensi pengelolaan Perusahaan.  Pengembangan dan penerapan Good Corporate Governance (GCG) merupakan wujud komitmen Perusahaan untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitasnya dalam jangka panjang, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai perusahaan berupa peningkatan kinerja (performance) dan penciptaan citra perusahaan yang baik (good corporate image).
 
Indonesia Power terus mengoptimalkan penerapan GCG melalui penguatan infrastruktur, penyesuaian sistem dan prosedur yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan GCG yang semakin efektif.
Praktik GCG di Indonesia Power telah diukur melalui berbagai bentuk pengukuran baik berdasarkan standar penilaian PLN maupun standar Kementerian BUMN sejak tahun 2008. 
 
Pada tahun 2012, telah dilakukan penilaian dengan mengacu pada Keputusan Sekretaris Menteri BUMN Nomor SK – 16/S.MBU/2012 tanggal 6 Juni 2012 yang mencakup 6 (enam) aspek  pokok yaitu : Komitmen Terhadap Penerapan Tata Kelola secara Berkelanjutan, Pemegang Saham dan RUPS/Pemilik Modal, Dewan Komisaris, Direksi, Pengungkapan Informasi dan Transparansi, Aspek Lainnya.  Dari hasil penilaian tersebut diperoleh skor sebesar 84,772%, sehingga secara keseluruhan hasil assessment GCG PT IP tahun 2012 mendapat predikat “Baik”.
 
Indonesia Power telah melengkapi kebijakan pendukung GCG lainnya (Soft-Structure GCG), antara lain adalah Board Manual, Charter, Kebijakan Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistle – blowing System / WBS) dan berbagai kebijakan dan prosedur operasional Perusahaan.
 
PT Indonesia Power  memahami pentingnya hubungan kerja yang harmonis serta kerjasama diantara organ-organ tata kelola, manajemen dan staf untuk mempertahankan dan meningkatkan praktik GCG di Perusahaan secara berkelanjutan. Untuk mendukung fungsi pengawasan, Dewan Komisaris telah membentuk dua Komite di tingkat Dewan Komisaris yakni Komite Audit dan Komite Manajemen Risiko.  Setiap Komite diketuai oleh anggota Dewan Komisaris, dan tugas serta tanggung jawab masing-masing Komite tercantum dalam masing-masing piagam yang dimiliki. Dewan Komisaris, Komite-komite di tingkat Dewan Komisaris, Direksi, dan manajemen senior terus meningkatkan kapabilitas di dalam proses pengawasan dan pengelolaan perusahaan, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
 
Indonesia Power telah menyusun road Map yang berisikan program dan strategi implementasi GCG untuk lima tahun kedepan.  Dengan ketersediaan Road Map GCG diharapkan tahapan implementasi GCG dapat dijalankan secara berkelanjutan.  Road Map GCG Indonesia Power tahun 2010 – 2015 merupakan grand strategy dan milestone implementasi GCG sampai tahun 2015 menuju tata kelola perusahaan berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek kepatuhan (compliance), pengendalian internal (internal control), manajemen risiko (risk management) dan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility).
 
Untuk mendorong penerapan GCG dapat terpantau secara lebih mendalam dan mampu diimplementasikan oleh insan Indonesia Power pada seluruh tingkatan, Perusahaan terus melakukan sosialisasi GCG melalui berbagai media & kegiatan, salah satunya adalah menyediakan portal GCG dalam intranet Perusahaan.