Sebagai salah satu anak BUMN besar dan berpengaruh, PT Indonesia Power memiliki komitmen untuk terlibat dalam pertumbuhan Indonesia dengan berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian Indonesia dan menjadi contoh bagi perusahaan lain, terutama Anak BUMN lain, dalam hal implementasi GCG. Perusahaan menyadari bahwa tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance, GCG) telah menjadi salah satu elemen penting bagi PT Indonesia Power di dalam mempertahankan keberlanjutan pertumbuhan dan juga menjadi perusahaan energi listrik nasional.
Praktik GCG Perusahaan telah diukur melalui berbagai bentuk pengukuran baik berdasarkan standar penilaian PLN maupun standar Kementerian Negara BUMN. Pengukuran standar Kementerian Negara BUMN dilakukan berdasarkan penilaian dari pihak independen terhadap penerapan prinsip-prinsip GCG di perusahaan, Kriteria penilaian antara lain mencakup lima aspek pokok yaitu hak dan Tanggung Jawab Pemegang Saham, Kebijakan GCG, Penerapan GCG, Pengungkapan Informasi (Disclosure) dan Komitmen. Dari kelima aspek pokok tersebut, total nilai yang diperoleh oleh Perusahaan pada tahun 2010 adalah sebesar 81,04 dari total nilai maksimal yaitu sebesar 100,00 yang setara dengan 81,035% sehingga secara overall hasil assessment Implementasi GCG PT Indonesia Power tahun 2010 mendapatkan predikat “Baik”.
Guna mendorong penerapan GCG dapat terpantau secara lebih mendalam dan mampu ddiimplementasikan oleh insan Indonesia Power pada seluruh tingkatan, maka Perusahaaan telah mempersiapkan alat ukur dalam bentuk self Assessment Check List ditiingkat korporat maupun Unit Kerja.
Indonesia Power telah menyusun Road Map GCG yang berisikan program dan strategi implementasi GCG untuk lima tahun kedepan. Dengan ketersediaan Road Map GCG diharapkan tahapan implementasi GCG dapat dijalankan secara berkelanjutan
Rangkaian kegiatan sosialisasi GCG telah dijalankan oleh Indonesia Power. Baik melalui berbagai media sosialisasi, kegiatan workshop maupun TOT. Disamping itu untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang GCG dilingkungan internal Perusahaan, Indonesia Power telah menyediakan Portal GCG dalam intranet Perusahaan.
PT Indonesia Power memahami pentingnya hubungan kerja yang harmonis serta kerjasama diantara organ-organ tata kelola, manajemen dan staf untuk mempertahankan dan meningkatkan praktik GCG di Perusahaan secara berkelanjutan. Untuk mendukung fungsi pengawasan, Dewan Komisaris telah membentuk tiga Komite di tingkat Dewan Komisaris yakni Komite Audit, Komite Nominasi, Remunerasi, Komite Manajemen Risiko. Setiap Komite diketuai oleh anggota Dewan Komisaris, dan tugas serta tanggung jawab masing-masing Komite tercantum dalam masing-masing piagam yang dimiliki.
Dewan Komisaris, Komite-komite di tingkat Dewan Komisaris, Direksi, dan manajemen senior terus meningkatkan kapabilitas di dalam proses pengawasan dan pengelolaan perusahaan, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dilakukan dengan menggunakan sistem self-assessment atau peer evaluation sebagaimana ditentukan dalam rapat Dewan Komisaris. Hasil kinerja dilaporkan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Evaluasi ini dilakukan menggunakan kriteria yang disebutkan dalam manual kebijakan perusahaan seperti tingkat kehadiran di rapat Dewan Komisaris atau rapat Komite.
Evaluasi kinerja Direksi dilakukan oleh Dewan Komisaris berdasarkan Key Performance Indicators (KPIs) dan hasilnya dilaporkan di dalam RUPS.
Perusahaan mengadopsi Sistem Manajemen berbasis Kinerja untuk mengevaluasi kinerja manajemen senior yang didasarkan pada beberapa faktor kunci seperti manajemen biaya, inovasi, proses operasional dan kepuasan pelanggan. Kinerja masing-masing senior manajemen terhubung dengan kinerja Direksi yang keseluruhannya berada dalam sistem Key Performance Index.
Perusahaan saat ini tengah bersiap untuk mengimplementasikan sistem imbal hasil berbasis kinerja bagi karyawannya yang akan menghubungkan kinerja masing-masing individu dengan remunerasi yang diperoleh. Evaluasi kinerja secara kolektif disetujui oleh Direksi dan setiap senior manajemen. Setiap tahun Direksi bertemu dengan senior manajemen dari unit bisnis di dalam forum Rapat Pimpinan untuk mengevaluasi dan memberi masukan terhadap kinerja masing-masing unit bisnis.
Informasi lebih lanjut mengenai implementasi tata kelola PT Indonesia Power dapat diperoleh di bagian Tata Kelola Perusahaan di Annual Report kami.