| Senin, 26 Mei 2008 16:29 |
|
Kepedulian Terhadap Lingkungan
Sejalan dengan visi perusahaan yaitu Menjadi Perusahaan Publik Dengan Kinerja Kelas Dunia dan Bersahabat Dengan Lingkungan, maka PT Indonesia Power selalu berupaya untuk memperhatikan pelestarian lingkungan dalam setiap kegiatan usahanya.
Implementasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 telah dilaksanakan oleh ke delapan Unit Bisnis Pembangkitan (UBP).
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan atau dikenal dengan PROPER yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), enam UBP Thermal dan Geothermal (UBP Bali, UBP, Priok, UBP Perak Grati, UBP Semarang, UBP Suralaya dan UBP Kamojang) mendapatkan peringkat BIRU. Sedangkan dua UBP Hydro yaitu UBP Mrica dan UBP Saguling belum dinilai PROPER dari Tim KLH. Sampai saat ini, PT Indonesia Power terus berusaha untuk mendapatkan peringkat yang lebih tinggi (HIJAU) dengan terus menerus meningkatkan atau minimal mempertahankan pengelolaan lingkungan yang telah dilaksanakan serta berupaya untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan community development (comdev). Upaya-upaya efisiensi sumberdaya alam juga dilakukan dengan beberapa modifikasi peralatan.
Perbaikan kualitas dan kuantitas DAS Citarum juga telah dilakukan antara lain dengan menggagas acara Tepung Lawung di Bandung bekerjasama dengan Kabupaten Bandung Barat untuk menghimpun kepedulian perusahaan di sepanjang DAS Citarum dalam upaya perbaikan kualitas dan kuantitas DAS Citarum. Tepung Lawung ini telah berhasil menghimpun kepedulian dari 56 perusahaan yang akan berpartisipasi pada program-program penghijauan yang akan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Kabupaten setempat ataupun bentuk kerjasama dengan Perhutani Kabupaten.
Penghijauan pada area PLTA juga telah dilakukan sekaligus sebagai bentuk kerjasama dengan masyarakat, antara lain penanaman kopi di Sub Unit PLTA Plengan bekerjasama dengan koperasi masyarakat. Di PLTA Mrica dilakukan pengembangan tanaman salak pondoh bekerjasama dengan masyarakat sekitar.
Pendidikan lingkungan dilaksanakan pada beberapa desa di Kabupaten Bandung Barat dengan melakukan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat mengenai penyadaran komunitas atas pentingnya menjaga kelestarian lingkungan DAS Citarum untuk peningkatan kualitas maupun kuantitas air yang menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar DAS disamping untuk menjaga keberlangsungan operasional Waduk PLTA Saguling.
Kerjasama maupun partisipasi aktif pada program-program yang dilaksanakan pemerintah daerah setempat seperti bantuan tanaman penghijauan di Kabupaten Wonosobo.
Kerjasama dengan Taman Nasional Bali Barat dalam hal pemberian bantuan penangkaran Jalak Bali yang merupakan satwa langka yang dilindungi.
Pemanfaatan limbah telah dilakukan antara lain dengan memanfaatkan abu batubara untuk pembuatan batako. Pemanfaatan eceng gondok untuk briket arang.
Partisipasi pada upaya penurunan gas rumah kaca melalui skema Clean Development Mechanism (CDM) telah dilakukan dengan adanya satu proyek CDM minihydro Siteki, Plumbungan, Ketenger serta Cileunca. Pengembangan proyek CDM lainnya sedang terus dikaji seperti gasifikasi, peningkatan kapasitas pembangkit combined cycle serta modifikasi peralatan untuk peningkatan efisiensi pembangkit.
|